Gubernur Ansar Promosikan Potensi Pariwisata Kepri kepada Pengurus HPI se-Indonesia

Gubernur Ansar Promosikan Potensi Pariwisata Kepri kepada Pengurus HPI se-Indonesia

Gubernur Ansar Promosikan Potensi Pariwisata Kepri kepada Pengurus HPI se-Indonesia-dok.istimewa-

KEPRI.DISWAY.ID – Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, bersilaturahmi dengan para ketua dan pengurus Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dari berbagai provinsi di Indonesia. Pertemuan tersebut berlangsung di Kedai Makan Nonafa, Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Rabu (7/10).

Gubernur Ansar menyambut baik kedatangan para pengurus HPI ke Kepulauan Riau. Ia mengungkapkan rasa bahagia dan syukur karena dapat bertemu dengan para pelaku pariwisata dari berbagai daerah. Ansar juga mengucapkan selamat bertugas kepada pengurus HPI yang baru dilantik.

Dalam pertemuan tersebut, Ansar memperkenalkan Kepulauan Riau sebagai provinsi kepulauan yang memiliki karakter geografis khas. Kepri memiliki 2.408 pulau, dengan 292 pulau di antaranya berpenghuni.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 pulau merupakan pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Selain itu, sekitar 98 persen wilayah Kepri berupa perairan, sedangkan 2 persen lainnya merupakan daratan.

“Kondisi tersebut menjadi kekuatan sekaligus tantangan dalam mengembangkan pariwisata Kepri,” jelas Ansar.

Ansar menambahkan bahwa Kepri memiliki posisi strategis dari sisi geopolitik dan geoekonomi. Wilayah ini berada di jalur Selat Malaka yang menjadi salah satu jalur perdagangan dunia.

Dari sektor ekonomi, Kepri memiliki lima Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) serta kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) di Batam, Bintan, dan Karimun.

Ansar juga menyampaikan bahwa sejumlah indikator ekonomi Kepri menunjukkan perkembangan positif. Pertumbuhan ekonomi mencapai 9,9 persen dan menempati posisi tertinggi ketiga secara nasional.

Sementara itu, tingkat kemiskinan di Kepri tercatat sebesar 4,3 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri juga menempati peringkat ketiga terbaik secara nasional.

Dalam pengembangan pariwisata, Ansar menekankan pentingnya konektivitas antardestinasi agar wisatawan dapat berpindah dari satu tujuan wisata ke tujuan lainnya dengan lebih mudah.

“Kita perlu membangun jembatan konektivitas, baik transportasi maupun kemudahan izin dan fasilitas visa,” ujarnya.

Menurut Ansar, kemudahan transportasi, perizinan, dan fasilitas visa dapat meningkatkan kenyamanan perjalanan wisatawan mancanegara.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan pariwisata, termasuk HPI, untuk memperkuat kerja sama dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata.

BACA JUGA:Pemprov Kepri dan Ditjen Pemasyarakatan Perkuat Pembinaan dan Pemberdayaan Klien

BACA JUGA:Kepri Bentuk TTIS di Seluruh Kabupaten/Kota, Wagub Terima Apresiasi BSSN

“Karena pertukaran pengalaman dan gagasan sangat penting untuk mendorong kemajuan pariwisata di Indonesia khususnya di Kepulauan Riau,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum HPI, Rivalindo Tobing, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kepri atas sambutan yang hangat dan terbuka kepada para pengurus HPI.

“Kami sangat bersyukur dan terimakasih kepada Bapak Gubernur dan Bapak Kadis Pariwisata atas sambutan yang baik telah kami terima atas kunjungan kami di Kepri. Semoga kita bisa bertemu lagi di event berikutnya di Kepri,” ujarnya.

Rivalindo mengaku terkesan dengan suasana dan nilai sejarah Pulau Penyengat. Ia berharap HPI terus memperoleh kesempatan untuk mengunjungi dan mengenal berbagai daerah di Indonesia yang memiliki kekayaan serta pengalaman berbeda.

“Pada hari ini kami datang melihat sejarah. Kami melihat sejarah bahwa Indonesia ini begitu luar biasa,” jelasnya.

Melalui pertemuan ini, diharapkan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kepri dan HPI semakin kuat dalam mempromosikan potensi pariwisata Kepulauan Riau serta mendukung kemajuan pariwisata Indonesia.

Sumber: