Pemprov Kepri dan Lima Daerah Siapkan 171 ASN untuk Jadi Komponen Cadangan

Pemprov Kepri dan Lima Daerah Siapkan 171 ASN untuk Jadi Komponen Cadangan

Pemprov Kepri dan Lima Daerah Siapkan 171 ASN untuk Jadi Komponen Cadangan-dok. istimewa-

KEPRI.DISWAY.ID – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) bersama Pemerintah Kota Batam serta Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga, dan Kepulauan Anambas memperkuat kerja sama dalam mendukung pertahanan negara melalui pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebanyak 171 ASN disiapkan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan Komcad guna memperkuat semangat bela negara di Provinsi Kepulauan Riau.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Sinergi Pembiayaan Pembentukan Komponen Cadangan Aparatur Sipil Negara di Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan ini berlangsung di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Kamis (29/10/2026).

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa pembentukan Komcad dari unsur ASN merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen seluruh pemerintah daerah. Komitmen tersebut mencakup persiapan peserta dan dukungan anggaran untuk menjalankan program.

“Semua pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Provinsi Kepulauan Riau wajib menyisihkan anggaran untuk kelanjutan program ini sampai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat terpenuhi,” tegas Ansar.

BACA JUGA:Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Cegah Pembakaran Sampah di Tengah Darurat Asap

BACA JUGA:Gubernur Ansar Ahmad Sambut Pangdam Pertama Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah

Ansar mengapresiasi pemerintah kabupaten dan kota yang telah mengalokasikan anggaran serta menyiapkan peserta untuk mengikuti program tersebut. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada jajaran TNI yang bekerja sama dalam mempersiapkan pendidikan dan pelatihan Komcad.

Menurut Ansar, bela negara, pertahanan, dan kedaulatan merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa, bukan hanya TNI dan pemerintah pusat. Oleh karena itu, keikutsertaan ASN diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bela negara sekaligus membentuk sikap disiplin, tangguh, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Ansar juga meminta agar kebutuhan anggaran untuk program tersebut diperhatikan dalam penyusunan anggaran tahun 2027.

“Saya ingatkan kepada Ibu Sekda, pada evaluasi anggaran nanti, wajibkan semua kabupaten dan kota mengalokasikan anggaran pada tahun 2027 untuk memenuhi kuota yang menjadi kewajiban kita,” ujarnya.

Sebaran 171 ASN Calon Komponen Cadangan

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Riau Muhammad Iksan menjelaskan bahwa calon peserta Komcad berasal dari ASN Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan pemerintah kabupaten/kota. Peserta yang disiapkan berada dalam rentang usia 18 hingga 35 tahun.

Dari total 171 peserta, sebanyak 43 orang berasal dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, 28 orang dari Kota Batam, 28 orang dari Kabupaten Bintan, 25 orang dari Kabupaten Lingga, 25 orang dari Kabupaten Karimun, dan 22 orang dari Kabupaten Kepulauan Anambas.

Untuk mendukung pelaksanaan program, seluruh pihak menyepakati pembiayaan sebesar Rp5.399.800.000. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing pemerintah daerah dan disalurkan melalui mekanisme hibah kepada Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Republik Indonesia sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Adapun rincian pembiayaan program Komcad meliputi:

  • Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sebesar Rp1,3498 miliar.

  • Pemerintah Kota Batam sebesar Rp875 juta.

  • Pemerintah Kabupaten Bintan sebesar Rp875 juta.

  • Pemerintah Kabupaten Lingga sebesar Rp800 juta.

  • Pemerintah Kabupaten Karimun sebesar Rp800 juta.

  • Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas sebesar Rp700 juta.

Jadwal Pendidikan dan Pelatihan Komcad

Berdasarkan jadwal yang disampaikan, rangkaian kegiatan direncanakan berlangsung pada 4 November hingga 23 Desember 2026. Kegiatan diawali dengan pengiriman peserta untuk mengikuti proses rekrutmen pada 4 November, kemudian dilanjutkan dengan seleksi pada 4–8 November 2026.

Pembukaan pendidikan dan pelatihan dasar militer (latsarmil) dijadwalkan pada 9 November 2026. Selanjutnya, pelaksanaan latsarmil berlangsung pada 10 November hingga 22 Desember 2026.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penutupan pada 22 Desember, kemudian penetapan Komcad dan penjemputan peserta pada 23 Desember 2026.

Pendidikan dan pelatihan tersebut direncanakan berlangsung di Satuan Pendidikan-1 (Satdik-1) Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal), Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.

Sumber: