Wamen UMKM Dorong Kawasan Pedestrian di Batam, Wisata Belanja Makin Hidup

Wamen UMKM Dorong Kawasan Pedestrian di Batam, Wisata Belanja Makin Hidup

Wamen UMKM Dorong Kawasan Pedestrian di Batam-(Dokumen Istimewa)-

KEPRI.DISWAY.ID - Kota Batam, Kepulauan Riau, tengah diproyeksikan naik kelas sebagai destinasi wisata belanja berbasis kawasan pedestrian. 

Upaya ini mendapat perhatian langsung dari Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Wamen UMKM), Helvi Yuni Moraza, yang meninjau potensi pengembangan kawasan tersebut.

“Konsep kawasan belanja pedestrian di Batam itu diharapkan tetap mempertahankan aktivitas pedagang yang ada namun ditata agar lebih rapi. Akan kami arahkan menjadi pusat UMKM dan ekonomi kreatif,” ungkap Helvi Yuni Moraza di Batam saat meninjau kawasan pertokoan.

Menurut Helvi, konsep kawasan belanja ramah pejalan kaki bukan hanya soal estetika kota, tetapi juga strategi memperkuat ekosistem UMKM sekaligus mendongkrak daya tarik wisata Batam.

“Ini bukan sekadar penataan, tapi bagaimana menciptakan tempat bagi UMKM agar bisa tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. UMKM bukan hanya kaki lima, ruko juga UMKM,” jelasnya.

UMKM Jadi Penggerak Utama Wisata Kota

Pengembangan kawasan pedestrian ini dirancang sebagai ruang tumbuh, bagi pelaku UMKM lokal di Kota Batam.

Helvi menekankan bahwa UMKM akan menjadi motor utama aktivitas ekonomi di kawasan tersebut, khususnya sektor kuliner dan produk kreatif.

Pemerintah pun telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari pembiayaan hingga pendampingan usaha.

Untuk sektor kuliner, misalnya, tersedia pembiayaan mikro dengan plafon mencapai Rp15 juta per UMKM.

Langkah ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha kecil meningkatkan kualitas produk, layanan, hingga daya saing mereka di tengah persaingan pariwisata regional.

Kolaborasi Daerah dan Perbankan Jadi Kunci

Helvi turut mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dengan sektor perbankan, khususnya dukungan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Peran BRI dinilai signifikan dalam pembiayaan serta pembinaan UMKM, agar lebih siap naik kelas.

Sumber: