Ketangguhan Indonesia yang Terus Diremehkan Dunia

Senin 18-05-2026,09:21 WIB
Reporter : Reza
Editor : Reza

Ketika banyak negara mengalami tekanan berkepanjangan, Indonesia justru kembali tumbuh di atas 5 persen pada 2022 dan 2023.

Ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia memiliki kemampuan beradaptasi yang sangat tinggi.

Tetapi sesungguhnya, kekuatan terbesar Indonesia tidak hanya dapat diukur melalui angka-angka ekonomi.

Kekuatan terbesar Indonesia adalah budaya gotong royong.

Di tengah modernisasi dan digitalisasi, masyarakat Indonesia masih memiliki solidaritas sosial yang kuat. 

Struktur keluarga tetap kokoh. Organisasi kemasyarakatan dan keagamaan masih memainkan peranan penting dalam menjaga stabilitas sosial.

Dalam situasi sulit, masyarakat Indonesia memiliki naluri untuk bergerak bersama sebelum menunggu solusi formal datang.

Modal sosial seperti ini sangat langka di dunia modern.

Banyak negara maju memiliki pendapatan per kapita tinggi tetapi mengalami keretakan sosial ketika menghadapi tekanan besar. 

Indonesia, dengan segala kekurangannya, justru berkali-kali menunjukkan elastisitas sosial yang luar biasa.

Hari ini, ketangguhan itu menjadi semakin relevan dalam lanskap global yang penuh ketidakpastian.

Dunia sedang menghadapi fragmentasi geopolitik, perang dagang, krisis energi, perubahan iklim, dan ketidakpastian ekonomi global. 

Dalam situasi seperti ini, Indonesia memiliki posisi strategis yang sangat penting.

Indonesia berada di jalur utama Indo-Pasifik, memiliki sumber daya alam besar, bonus demografi, pasar domestik yang kuat, dan stabilitas sosial yang relatif terjaga.

Sekitar 70 persen populasi Indonesia berada pada usia produktif. Kelas menengah terus tumbuh. Konsumsi domestik menjadi penopang utama ekonomi nasional.

Di sektor hilirisasi mineral, energi baru terbarukan, ekonomi digital, industri halal, hingga pariwisata, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama dunia.

Tags :
Kategori :

Terkait