Suharyanto Gagas SIMAKDARA untuk Integrasikan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kepri

Suharyanto Gagas SIMAKDARA untuk Integrasikan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kepri

Suharyanto Gagas SIMAKDARA untuk Integrasikan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kepri-dok.istimewa-

KEPRI.DISWAY.ID – Kepala Bagian Administrasi Keuangan dan Aset Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Suharyanto, mengembangkan inovasi SIMAKDARA (Sistem Informasi Manajemen Aset, Keuangan, dan Database Kendaraan) untuk mendukung pengelolaan administrasi pemerintahan yang lebih terintegrasi.

Aplikasi tersebut diluncurkan oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Kamis (22/10). SIMAKDARA merupakan proyek perubahan yang dikembangkan dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA).

Suharyanto menjelaskan bahwa SIMAKDARA dirancang untuk mengintegrasikan informasi keuangan, aset daerah, dan kendaraan dinas. Dengan sistem ini, proses administrasi diharapkan menjadi lebih terstruktur dan kebutuhan data pimpinan dapat dipenuhi dengan lebih cepat.

“SIMAKDARA hadir sebagai inovasi transformasi digital yang tidak hanya mendukung tata kelola pemerintahan yang modern, tetapi juga berpotensi untuk diadopsi dan dikembangkan oleh perangkat daerah lainnya di Indonesia,” ujarnya.

SIMAKDARA mendukung berbagai proses administrasi, mulai dari perencanaan dan pelaksanaan anggaran, penatausahaan dan verifikasi keuangan, hingga pencatatan aset serta pengelolaan basis data kendaraan dinas.

Aplikasi ini juga dilengkapi dengan dashboard eksekutif yang menampilkan informasi pagu anggaran, proses pengadaan, realisasi belanja, tahapan verifikasi keuangan, dan pengelolaan aset dalam satu tampilan terpadu.

Selain itu, SIMAKDARA dirancang untuk membantu menyiapkan data aset yang akan diinput ke dalam aplikasi e-BMD milik Kementerian Dalam Negeri sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan mengusung semangat “Terintegrasi, Akurat, dan Terpercaya”, SIMAKDARA diharapkan dapat membantu aparatur melaksanakan tugas secara lebih sistematis dan bertanggung jawab.

Melalui integrasi data tersebut, koordinasi antarunit kerja diharapkan semakin baik, pekerjaan administrasi yang berulang dapat dikurangi, dan pemantauan aset menjadi lebih terarah.

BACA JUGA:Wonderfood Kepri Fest 2026 Dibuka, Dewi Ansar Dorong Kuliner Lokal Jadi Daya Tarik Wisata

BACA JUGA:Wagub Nyanyang Luncurkan SIMAKDARA untuk Perkuat Digitalisasi Pemerintahan Kepri

Suharyanto berharap SIMAKDARA tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, tetapi juga menjadi referensi bagi perangkat daerah lain dalam mengembangkan inovasi digital untuk memperkuat tata kelola pemerintahan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan penerapan SIMAKDARA membutuhkan pemutakhiran data secara konsisten, kesiapan sumber daya manusia, serta evaluasi berkala agar sistem terus berkembang sesuai kebutuhan organisasi.

“Melalui integrasi informasi, proses pemantauan dapat dilakukan secara lebih terarah, sementara kebutuhan data bagi pimpinan diharapkan dapat dipenuhi dengan lebih cepat dan terstruktur,” ungkapnya.

Sumber: