Munas VII ABDSI 2026 di Bali: Momen Penentu Arah UMKM Menuju Indonesia Emas 2045

Munas VII ABDSI 2026 di Bali: Momen Penentu Arah UMKM Menuju Indonesia Emas 2045

KEPRI.DISWAY.ID - Bali - Asosiasi BDS Indonesia (ABDSI) akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) VII pada tanggal 1–3 April 2026 di Seminyak, Kuta, Bali. 

Forum ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran ABDSI sebagai pilar utama ekosistem konsultansi bisnis dan pendampingan UMKM di Indonesia.

Munas VII kali ini mengusung tema:

“Mewujudkan ABDSI sebagai Pilar Utama Ekosistem Konsultansi Bisnis dan Pendampingan UMKM Indonesia: Adaptif, Berdampak, dan Berkelanjutan”,

BACA JUGA:Viral! Warga Garuntang Blokir Rel KA Pakai Besi, DPRD: Ini Tanda Bahaya Serius, Desak Solusi demi Keselamatan

Munas VII dirancang sebagai ruang konsolidasi nasional sekaligus akselerasi transformasi organisasi dalam menjawab tantangan pembangunan ekonomi ke depan.

Momentum Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

Pelaksanaan Munas VII berlangsung pada fase krusial pembangunan nasional, di mana Indonesia tengah menghadapi peluang besar dari bonus demografi serta disrupsi teknologi, situasi geopolitik global, termasuk perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan otomasi. Dalam konteks tersebut, ABDSI menegaskan komitmennya untuk mengambil peran lebih strategis sebagai:

  • agregator ekosistem pendampingan UMKM,
  • akselerator transformasi bisnis, serta
  • penghubung kolaborasi lintas sektor.

BACA JUGA:PWNU NTB Resmi Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35, Siap Total!

Ketua Umum ABDSI saat ini, Cahyadi Joko Sukmono, menyampaikan:

“Munas VII bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum kolektif untuk meneguhkan posisi ABDSI sebagai pilar ekosistem pendampingan bisnis di Indonesia. Kami ingin memastikan bahwa peran BDS semakin adaptif terhadap perubahan, berdampak nyata bagi pelaku usaha, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.”

Agenda Utama: Transformasi, Kepemimpinan, dan Tata Kelola

Munas VII akan membahas dan menetapkan sejumlah agenda strategis, antara lain:

  • Perumusan Peta Jalan Pengembangan UMKM, Koperasi, dan Kewirausahaan menuju Indonesia Emas 2045
  • Pemilihan Ketua Umum dan kepengurusan nasional periode selanjutnya
  • Penetapan Dewan Pengawas secara langsung melalui forum Munas
  • Pembentukan Dewan Etik organisasi

BACA JUGA:Kenapa Pelabuhan Bakauheni Sering Macet? Ini Penyebab, Dampak, dan Solusi yang Jarang Dibahas

Langkah ini menandai penguatan tata kelola organisasi menuju standar yang lebih profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Partisipasi Nasional dan Kolaborasi Multi-Stakeholder

Munas VII akan dihadiri oleh:

  • Delegasi dari 31 Dewan Pengurus Wilayah ABDSI
  • Unsur Dewan Pengurus Nasional
  • Mitra strategis dari unsur kementerian, BUMN, swasta, lembaga donor, akademisi, dan media

Sumber: