KEPRI.DISWAY.ID - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban insiden speed boat tenggelam akibat gelombang tinggi, di perairan depan Coastal Area, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu 10 Januari 2026 sore, setelah dilakukan pencarian intensif selama dua hari.
Korban diketahui bernama Zainudin (33). Jasadnya ditemukan sekitar pukul 15.27 WIB, berjarak kurang lebih 15 nautical mile (NM) dari titik awal kejadian.
Zainudin sebelumnya dilaporkan hilang sejak Jumat 9 Januari 2026, setelah kapal yang ditumpanginya terbalik dihantam gelombang besar.
Koordinator Basarnas setempat, Fatur mengungkapkan, dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi dihentikan.
"Korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Muhammad Sani Tanjung Balai Karimun," ungkap Pelaksana Harian (PH) Kepala Kantor SAR Tanjungpinang M. Fatur Rachman.
Menurutnya, seluruh unsur SAR gabungan pun kembali ke pos masing-masing dan kembali bertugas seperti normal.
"Tim SAR mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sehingga pelaksanaan operasi SAR dapat berjalan dengan aman dan lancar," ucapnya.
Kronologi Speed Boat Digulung Gelombang Tinggi
Insiden ini bermula, ketika sebuah speed boat yang membawa empat orang pemancing mengalami kecelakaan laut di perairan Tanjung Balai Karimun.
Kapal tersebut terbalik dan tenggelam, setelah diterjang gelombang tinggi yang datang secara tiba-tiba.
Keempat penumpang terlempar ke laut dan sempat terombang-ambing di tengah perairan. Dalam kondisi darurat, mereka berusaha bertahan hidup dengan berpegangan pada jerigen yang mengapung.
Tiga dari empat korban akhirnya berhasil diselamatkan, mereka ditemukan Kapal KM Sempurna di sekitar perairan Pulau Pandan, lalu dievakuasi oleh Satpolairud Polres Karimun.
Berdasarkan informasi yang Disway.id dapat, tiga pemancing yang berhasil selamat adalah Misran (45), Reski Febrianda (19) dan Supriyanto (25).
Sementara Zainudin sempat dinyatakan hilang hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pada hari kedua pencarian.